Tuesday, 6 January 2015

Yogyakarta : Legend Coffe


Hai Kuliners, kali ini mimin mau bagi-bagi cerita tentang satu tempat yang lumayan asik buat hang out, nongkrong atau menumpahkan kegalauan #eh. Namanya “Legend Coffe”. Tempat ini cukup terkenal di Yogyakarta karena tempatnya asik, konsepnya fun, seru buat kumpul-kumpul dan yang lebih penting ramah di kantong euy alias murmer, hehe. Tempatnya di pusat kota Yogyakarta, di Jalan Abu Bakar Ali No. 24 Kota Baru Yogyakarta. Sebenarnya Legend punya dua tempat, namun kali ini mimin mau bahas yang Legend Premium aja karena saat mimin kesana, Legend yang asli sedang ramai dengan orang-orang dan anak-anak yang sedang main games. Konsep tempatnya memang dibuat fun dan banyak arena permainannya. Bedanya kalau Legend Premium ini lebih untuk orang usia remaja ke atas dilihat dari interior dan eksterior tempatnya serta tidak ada permainan seperti Legend yang di sebelahnya. Untuk menu-menunya sih (katanya) hampir sama namun ada beberapa menu di Legend Premium yang tidak ada di Legend. Harga di Legend Premium pun sedikit lebih tinggi. Berikut liputannya...


 Papan nama Legend jadi satu untuk Legend dan Legend Premium


 Papan nama Legend jadi satu untuk Legend dan Legend Premium


 Semacam dapur dan tempat mas/mbak waitres mengambil pesanan Customer.


Buat para kuliners yang suka nongkrong sambil nyemil di tempat terbuka, tempat ini pas banget. Legend Premium punya tempat dengan konsep indoor maupun outdoor. Ini salah satu contoh yang di outdoor. Ada bangku + meja tanpa payung (seperti foto), ada yang berpayung juga, bangku-bangku di teras, bangku atau sofa di pelataran halaman beratapkan canopy.



Buku menu Legend Premium berisi menu-menu yang dapat dinikmati, ada coffe, minuman ringan, juice, smothie, makanan ringan sampai berat juga ada.


Ini menu coffe.


 Coffe based.


 Ada berbagai macam teh juga.


Dari informan mimin yang merekomendasikan tempat ini, minuman yang kudu dinikmati adalah cokelatnya. Selain minuman yang udah disebut di atas, masih ada milkshake, juice, smothie juga ada. Lengkap deh pokoknya mah.


Ini nih makanan beratnya. Sayang menu cemilannya lupa ga kepoto :v


 Sebenarnya ingin menikmati hot cokelat, namun karena cuaca hari itu cukup panas, jadi pesen minuman ini “Ice Chocolate Legend Almond”


Nasi goreng original. Maknyus banget dan pas bumbunya.


Cemilan yang ga boleh ketinggalan, tempe mendoan. Ini mendoan sama sambalnya juga maknyus banget. Apalagi dinikmati ketika masih hangat. Kami sampai pesan dua kali untuk cemilan ini.


  Ini Strawberry pancake. Cemilan yang udah bikin kenyang. Pancakenya lembut dicampur dengan es krim vanila yang juga lembut plus potongan strawberry dan saus strawberry jadi ga bikin eneg walau mengenyangkan.


 Masuk waktu maghrib, mimin ke dalam nyari mushola, sambil poto-poto di indoornya seperti ini. Konsepnya ala-ala Belanda gitu. Maaf jika gambar kurang jelas karena kamera HP yang masih kurang memadai.


 Kotak yang di dekat tembok dan ada tulisan Legend itu namanya ding-dong. Inget kan ya games anak-anak yang terkenal di masanya :D


Ini musholanya, bersih lho, mukenanya juga wangi

Sekian dulu untuk liputan di Legend, semoga bermanfaat.


Sunday, 4 January 2015

Semarang : Pondok Kopi Umbul Sido Mukti

Hai hai, lama tidak update blog karena mimin lagi lama nggak jalan-jalan. Hehe. In Syaa Allah akan mimin upload liputan liburan mimin bersama dua temen kece di Semarang. Semoga bermanfaat.

Liputan pertama tentang Pondok Kopi Umbul Sidomukti dulu ya traveler, Pondok Kopi ini masih satu komplek dengan Umbul Sidomukti. Hanya saja diperlukan keahlian ekstra dan keberanian dalam menyetir kalo mau kesini. Jalannya lebih sempit dan berliku dari jalan yang dilalui sebelumnya. Jadi kalau dari parkiran Umbul Sidomukti tempat outbond dll itu kita lurus aja naik, lewat pondok lesehan Umbul Sidomukti, ntar ada loket untuk masuk kawasan Pondok Kopi lagi. Per orang dihitung 4 ribu. 
Berikut gambaran suasana Pondok Kopi Umbul Sidomukti Semarang.

Jadi selain ada Pondok Kopi, di sini ada Villa juga
Pondok Kopi nampak samping, kalo dari parkiran pati kita lewatnya samping sih, bukan dari depan. Pondok Kopi ini terdiri dari 2 lantai, kita pengennya sih di lt 2, tapi ternyata penuh dan akhirnya dapet yang di lantai 1 bagian outdoornya
ini view dari tempat kita duduk, karena masih hujan rintik2 jadi deh kursi2 cantik di bawah itu nggak ada yang pake. Pemandangannya luar biasa cantik.. Masyaa Allah
Namanya aja Pondok Kopi, tapi nggak ada diantara kita bertiga yang pesen kopi #eh. Ini pesenan saya, coklat hangat. Kalo menurut saya kurang rekom yak karena rasa coklatnya kurang pekat dan terlalu 'ringan' 
Karena kita belum laper (padahal udah jam makan siang) jadinya kita ngemil jajnan di Pondok Kopi. Ini namanya Tahu Serasi, beda sama Tahu Baxo Ungaran ya karena nggak ada isi Baxonya. 
Yang ini Pisang Krispi Coklat Keju
Kesimpulannya kalo menurut mimin, cocok buat ngelliat view bagus dari sini, tapi untuk makanan dan minuman jika dibandingkan antara rasa dan harga kayaknya masih belum pas. Hehe. Kantong masih anak kos, Sekitar Pondok Kopi ini juga ada area luasnya kok untuk main2 atau sekedar foto2, tapi karena lagi gerimis mengundang dan waktu semakin sore jadi kita pada langsung menuju Semarang kota abis ngemil cantik di sini. 

Foto: Immash, Niken
Liputan: Immash

Monday, 3 November 2014

Magelang: Museum Candi Borobudur

Nah, ini liputan yang dari kemarin-kemarin belum jadi di posting. Tentang Museum Candi Borobudur yang juga jarang dikunjungi oleh wisatawan yang ke Candi Borobudur. Dan memang benar, ketika kami ke sana wisatawan yang berkunjung ke museum tidak seramai saat di candi utama. Kawasan museum ini cukup terawat dengan baik, enak dijadikan tempat rehat sejenak sebelum keluar kawasan candi. Letaknya tepat di sebelah pasar tradisional yang menjual berbagai macam souvenir sebelum pintu keluar. Ruangan untuk melihat sejarah Candi Borobudur pun difasilitasi dengan AC, jadi tidak khawatir berpanas-panas ria. Di tengah museum, ada ruang terbuka dimana terdapat satu set gamelan, tempat duduk, dan tanaman hijau yang menyejukkan. O iya lupa, waktu buka buku daftar tamu di museum, kebanyakan malah dari luar Indonesia. Dan kita berempat dengan semangat empat lima ikutan nulis di buku tamu dan mencantumkan Indonesia dengan bangga #ehh .Berikut beberapa foto Museum Candi Borobudur.

Museum Candi Borobudur tampak luar

Beberapa batuan yang merupakan struktur Candi Borobudur yang masih disimpan di sana

Disediakan jalan setapak untuk mengelilingi Museum Candi bagian luar

Antefix yang masih tersimpan di Museum Candi

Beberapa foto relief Candi Borobudur

Set gamelan di tengah Museum Candi

Foro rekonstruksi Candi Borobudur di salah satu ruang museum

Kalo yang ini merupakan beberapa zat alam atau kimia yang berpengaruh bagi perawatan Candi Borobudur

Terdapat juga foto sekaligus penjelasan sejarah, lokasi, maupun struktur candi